Snort untuk mendeteksi penyusup
Snort yang dapat diperoleh di http://www.snort.org biasanya di sebut sebagai Network Intrusion Detection System (NIDS). Snort sendiri adalah Open Source yang tersedia di berbagai variasi Unix (termasuk Linux) dan juga Microsoft Windows.
Sebuah NIDS akan memperhatikan seluruh segmen jaringan dimana dia berada, berbeda dengan host based IDS yang hanya memperhatikan sebuah mesin dimana software host based IDS tersebut di pasang. Secara sederhana, sebuah NIDS akan mendeteksi semua serangan yang dapat melalui jaringan komputer (Internet maupun IntraNet) ke jaringan / komputer yang kita miliki.
Sebuah NIDS biasanya digunakan bersamaan dengan firewall, hal ini untuk menjaga supaya snort tidak terancam dari serangan. Sebagai contoh jika snort akan ditempelkan pada interface ISDN ppp0, maka sebaiknya di mesin yang sama di pasang firewall & router sambungan dial-up-nya. Untuk selanjutnya ada baiknya membaca-baca tentang Firewall-HOWTO atau Firewalling+Masquerading+Diald+dynamic IP-HOWTO, biasa dapat ditemukan di directory /usr/share/doc di Linux, atau mengambil sendiri ke www.linuxdoc.org.
Bagi pengguna yang memasang snort pada mesin yang sering sekali di serang, ada baiknya memasang ACID, Analysis Console for Intrusion Databases, yang merupakan bagian dari AIR-CERT project. ACID menggunakan PHPlot, sebuah library untuk membuat grafik yang baik di PHP, dan ADODB, sebuah library abstraksi untuk menggabungkan PHP ke berbagai database seperti MySQL dan PostgreSQL. Pada homepage ACID tertera bahwa:
"The Analysis Console for Intrusion Databases (ACID) is a PHP-based analysis engine to search and process a database of incidents generated by security-related software such as IDSes and firewalls."
ACID dapat diperoleh melalui http://www.andrew.cmu.edu/~rdanyliw/snort/snortacid.html. Terus terang instalasi ACID sangat mudah. Mungkin yang agak membingungkan adalah menghubungkan Snort – PHP – ACID – MySQL – Apache Web server, pada kesempatan lain akan di jelaskan.
In : linux